Kamis, 01 Juli 2010

tumblr

http://almirasuci.tumblr.com

Sabtu, 26 Juni 2010

Rumah Hantu yang Selalu Berhasil

Kalau denger kata Rumah Hantu ada 2 hal yang selalu gue lakukan. Pertama, pasti dengan semangatnya gue teriak “Ayo masuk! Kita harus coba! Kayanya rame tuh!” dan yang kedua, gue selalu jadi yang paling keras teriak ketakutan.

Sebenernya gue tipe orang yang suka petualangan dan hal-hal yang berbau tantangan, kecuali tantangan soal hantu dan sejenisnya. Contohnya di rumah hantu tadi. Kejadian kaya gitu udh sering keulang, dan anehnya gue masih aja ngelakuin hal yang sama bodohnya.

Suatu hari di komplek gue diadain pasar malam, bisa ditebak isinya pasti banyak permainan serba rakitan: bianglala rakitan, odong2 rakitan, kursi rakitan, loket rakitan, gulali rakitan, dan gerobak rakitan (?)Tapi ada satu permainan rakitan lain yang menarik perhatian gue. Rumah Hantu. Kalau diliat dari luar, besarnya ga seberapa. Tapi gue tetep tertarik buat nyoba

Malemnya gue sekeluarga pergi ke pasar malam. Dan kami punya misi berbeda beda, gue karena mau masuk ke Rumah Hantu. Sang ibu ke pasar malam untuk liat2 tanaman hias. Sang adik, pastinya kesana untuk main permainan cemen kaya odong-odong. Sang ayah, hmm dia ikut karena dipaksa sama sang ibu dengan macem2 alasan. Alasan yang pertama menyangkut keselamatan “Masa mamah ngejagain anak2 sendiri, tega baget sih. Kalau ada apa2 gimana”. Dan alasan yang kedua menyangkut kebersamaan “Papah ga mau jalan2 sama mamah? Ga mau jalan2 sama anak2? Padahal kan kita cuma ketemu seminggu sekali. Mamah kangen”. Akhirnya sang ayah ikut dengan segala keterbatasan.

Sampai disana gue pesen 2 tiket Rumah Hantu. Buat gue dan sang ayah. Awalnya, sang ayah ga mau ikut tapi setelah gue paksa dengan sedikit sogokan akhirnya sang ayah mau masuk juga. Kalau gue masuk sendiri, dijamin gue ga akan bisa keluar dari situ untuk selamanya..

Gue masuk ber 2 sama sang ayah. Formasi yang kita pake adalah 1-1, dengan sang ayah sebagai striker tunggal dan gue sebagai anak gawangnya atau mungkin tiang gawangnya. Kita masuk..Gelap.. Gelap… Gelap…Gue ngerasa kalau tempat ini belum bayar listrik.

Sang ayah keliatan gagah dan gue keliatan kerdil. Sang ayah nganggep itu cuma rumah yang belum bayar listrik yang di dalemnya banyak orang suci (pake baju putih) sambil teriak2 ga jelas, dan gue nganggep rumah itu kaya rumah yang sering diceritain di novel Goosebumps. Rumah yang isinya barang2 antik, kucing item, sama hantu2 yang gentayangan nyari kekasihnya.

Selama di dalem sana gue cuma bisa nunduk kaya PSK ditangkep Satpol PP dan teriak kalau denger suara ‘AAAAA!!!!’,’hihihihi…..’,’WAAARRRRGGGHH!!!!’ dan ‘hohoho…’ yang menurut gue lebih mirip suara Santa Claus di film kartun.

AKHIRNYA! Gue keluar juga. Mungkin di dalem sekitar 5 menit, tapi kerasanya kaya 50 tahun. Gue jadi pengen nanyi lagunya Warna-50 tahun lagi yang di Recycle sama Raffi-Yuni Shara, dan anehnya lagu itu jadi Hits! Padahal mereka nyanyinya ga lebih bagus dari Warna. Hmm selera orang Indonesia sudah berubah. Dan gue prihatin. Abaikan.

Itu cuma 1 dari 50 rumah hantu yang pernah gue kunjungi (jadi pengen nyanyi lagi). Ga pernah sekalipun kepikiran ngelewatin rumah hantu dengan mulus (mata melek, badan tegak, pinggul digoyang). Gue selalu kalah sebelum berperang. Jangankan Rumah Hantu, masuk Istana Boneka aja gue takut. Lebih pantes disebut Istana Chucki dari pada Istana Boneka yang terkesan imut dan lucu tapi ternyata amit dan laci.

Gue prihatin sama Rumah Hantu yang ada di Indonesia. Cemen, garing, dan ga serem sama sekali. Kalau udah besar dan punya penghasilan gue mau bikin rumah hantu yang extra pedas pake telor (baca: serem, menakutkan, bergidik). Semangat!

Sabtu, 01 Mei 2010

Souvenir Kaos Palsu dan Cinta Indonesia

Sang ayah tercinta adalah seorang tentara angkatan darat :"> awalnya aku ga suka sama pekerjaan dia. Jarang dirumah. Dulu pas aku masih kecil, sang ayah sering banget pindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya (sekarang juga masih sering). Mungkin daerah di seluruh Indonesia pernah dia datangi. Sang ayah juga sering ke luar negeri tapi aku ga pernah diajak -,- yaaa paling dapet oleh-oleh kaos yang di depannya selalu tertulis dengan BANGGA dan BESAR nama negara beserta bendera asal negara itu. Hampir 70% kaos yang aku punya adalah souvenir dari luar negeri. Di lemari baju sang adik, sang ayah, dan sang ibu juga 70% adalah kaos souvenir. Emang ga masalah sih, justru aku seneng bisa nyombongin itu kaos ke orang-orang "woy! gue udh pernah ke canada! liat nih kaosnya. lo penah ga? Hah? ga pernah? cupu lo!" hahahaha itu pas aku yang rendah hati ini berkhayal jadi orang sombong.

Pernah waktu itu sang ayah baru pulang dari italia, dan seperti biasa, keluarganya yang tercinta ini dapet souvenir kaos, kaos dari italia. Waktu itu Italia lagi naik daun, soalnya mereka baru menang piala dunia. Sang ayah dengan bangganya bilang "Nih, kaos italia. Kemarin belinya banyak, soalnya modelnya bagus-bagus terus murah lagi hahaha" Kalian harus liat modelnya. Bener-bener STANDAR, jauh dari bagus. Cuma kaos warna hitam yang di depannya tetulis dengan besar tulisan ITALIA warna biru, yang satu lagi cuma beda warna kaosnya, warnanya putih. Tapi aku tetep seneng dan menghargai pemberian beliau. Hampir setiap hari dipake, dipake buat tidur.

Aku pernah iseng-iseng liat label merk yang ada di bagian kerahnya. Pas dilihat di label kaos ITALIA itu terpampang tulisan yang cukup jelas untuk dibaca dan dimengerti. Tulisannya MADE IN CHINA -__________- Aku bener-bener curiga. Sebenernya sang ayah asli dari Italia atau beli kaos itu di 'Italian shop at China'. Semenjak itu, aku ga pernah bangga lagi kalau pake kaos ITALIA. hmm maksudnya kaos ITALIA MADE IN CHINA.

Salut sama China. Mereka bener-bener mulai menguasai perindustrian dunia. Sampai-sampai souvenir yang harusnya jadi devisa Italia malah diambil sama China. Italia yang kita tahu adalah negara maju.

Aku juga heran sama orang yang keliatan bangga pake kaos bergambar negara lain. Kenapa dia ga pake kaos gambar bendera merah putih aja ? atau kaos gambar Ir. Soekarno? Emang harus diakui kalau pake kaos bergambar negara lain itu keren. Jaket kelas aku juga tulisannya California :) Kaos gambar Indonesia juga keren ko. Aku suka tuh pake kaos yang gambarnya pulau Kalimantan, gambar rumah adat dll. Ga kalah keren sama kaos ITALIA MADE IN CHINA. yaa paling engga kaos pulau kalimantan sama rumah adat itu asli MADE IN INDONESIA.

Sedikit demi sedikit gue makin cinta sama Indonesia. Makin banyak hal yang bisa kita banggakan dari Indonesia. Aku juga bangga sama sang ayah, karena dia mengabdikan hidupnya buat Indonesia. love you dad :-* Banyak negara yang diem2 mau menghancurkan Indonesia, tapi mereka selalu gagal. Kenapa ? karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang selalu bersatu dan cinta tanah air :)))
i love my country i love Indonesia

Kamis, 29 April 2010

Wisdom from a story V

  • House of 1000 Mirrors

Dahulu kala, disebuah desa kecil yang terpencil, ada sebuah rumah yang dikenal dengan nama Rumah 1000 Cermin.

Seekor anjing kecil yang bahagia mengetahui rumah itu dan berniat untuk mengunjunginya. Sesampainya disana, ia melompat dengan ceria, menaiki tangga rumah lalu masu melalui pintu muka. Ia melihat ke dalama rumah, telinganya terangkat tingi, ekornya dikibas-kibas secepat mungkin. Betapa terkejutnya, dalam rumah itu ia melihat 1000 anjing ceria dengan ekor yang dikibas-kibas scepat kibasannya. Ia tersenyum lebar, dan senyumannya segera diasmbut hangat dengan 1000 senyuman lebar yang bersahabat. Ketika meninggalkan rumah itu, ia berkata dalam hati, “Tempat ini sangat mengagumkan! Aku akan mengunjunginya sesering mungkin”

Di desa itu juga, ada seekor anjing kecil lain yang tidak sebahagia anjing pertama. Ia berniat mengunjungi rumah itu. Dengan perlahan ia menaiki tangga rumah. Kepalanya merunduk randha ketika melihat kedalam rumah. Di dalamnya ia melihat 1000 wajah tak ramah menatapnya. Ia menggeram kepada mereka, dan geramannya dibalas oleh 1000 geraman yang menakutkan. Ia lalu meninggalkan rumah itu dan berkata dalam hati, “Tempat ini sangat mengerikan! Aku takkan pernah mau pergi lagi kesitu”

---------------

Semua wajah didunia ini adalah cermin wajah kita sendiri. Bagaimanakah keadaan wajah orang-orang ang kau temui ?



Sumber : Japanese folktale (Hikmah dari Seberang)



  • Gema Kehidupan

Seorang anak dan ayah berjalan di gunung. Si anak terpeleset dan terluka. Ia menjerit kesakitan, “Aaaaaahhhhh!” Tiba-tiba terdengar suara menirukan dari suatu arah di gunung, “Aaaaaahhhhh!”

Merasa takjub dan penasaran, ia berteriak, “Siapa kau?”

Ia mendapat jawaban, “Siapa kau?”

Ia menjadi marah dengan jawaban itu, lalu ia berteriak keras. “PENGECUT!”

Ia mendapat jawaban, “PENGECUT!”

Si anak menatap ayahnya lalu bertanya, “Apa yang terjadi?”

Ayahnya tersenyum lalu berkata, “Anakku, perhatikanlah” Ia lalu berteriak, “AKU MENYUKAIMU!”

Suara itu berkata, “AKU MENYUKAIMU!”

Ayahnya berteriak lagi, “KAU ADALAH JUARA!”
Suara itu berkata, “KAU ADALAH JUARA!”

Sia anak bingung, tidak mengerti. Ayahnya kemudian menjelaskan, “Orang menyebut suara itu gema. Tapi sesungguhnya demikianlah kehidupan itu. Kehidupan akan memberikan kebali segala yang kau katakana dan lakukan. Kehidupan kita hanyalah refleksi (pantulan) dari perilaku kita. Jika kau menginginkan cinta lebih banyak di dunia ini, maka ciptakanlah lebih banyak cinta dihatimu. Jika kau menginginkan keahlian lebih banyak di teammu, maka tingkatkanlah kealianmu. Pertalian ini berlaku pada semua hal dalam segenap aspek kehidupan. Kehidupan akan memberikan kembali semua hal yang kau berikan padanya.



Sumber : Author Unknown (Hikmah dariSeberang)

Jumat, 23 April 2010

Fuck You

Look inside,
Look inside,
Your tiny mind.
Then look a bit harder,
cause we're so uninspired.
So sick and tired.
Of all
The hatred you harbor,
so you say
It's not okay to be gay,
Well I think
You're just evil.
You're just some racist.
Who can't tie my laces,
You're point of view
Is medevil.

Fuck you, fuck you
Very, very much.
Cause we hate
What you do
And we hate
Your whole crew
So please
Don't stay in touch,
Fuck you, fuck you
Very, very much
Cause your words
Don't translate
And it's getting
Quite late
So please
Don't stay in touch.

Do you get,
Do you get
A little kick out.
Of being small minded
You want to be
Like your father
His approval your after
Well that's not how
You'll find it
Do you
Do you really enjoy
Living a life
That's so hateful
Cause there's a hole
Where your soul
Should be
You're losing
Control of it
And it's really
Distasteful

Fuck you, fuck you
Very, very much
Cause we hate
What you do
And we hate
Your whole crew
So please
Don't stay in touch
Fuck you, fuck you
Very, very much
Cause your words
Don't translate
And it's getting
Quite late
So please
Don't stay in touchLook inside
Look inside
Your tiny mind
Then look a bit harder
Cause we're so uninspired
So sick and tired
Of all
The hatred you harbor

Fuck you, fuck you
Very, very much
Cause we hate
What you do
And we hate
Your whole crew
So please
Don't stay in touch

Fuck you, fuck you
Very, very much
Cause your words
Don't translate
And it's getting
Quite late
So please
Don't stay in touch

by : Lily Allen

Iseng








maaf gelap. maklum kamera hp -,-

My Mistake

Buat postingan ini aku mau nyoba jadi anak Jakarta. Hmm maksudnya gue mau nyoba jadi anak Jakarta.

Barusan, barusan banget gue berantem sama sahabat gue sendiri. Masalahnya simple banget, masalah perbedaan pendapat. Ceritanya dimulai pas gue bilang ke dia kalau gue suka sama seseorang, sebut aja Adit (samaran).

(di ym)

Gue : “bil, aku suka sama seseorang”

Lbil (cewe) : “siapa?”

Gue : “adit hehe”

Lbil : “hah? Adit? Adit SMA X itu ?”

Gue : “iyaaa. Knp ?”

Lbil : “gpp. Yakin ?”

Gue : “iya yakin. Knp sih ?”

Lbil : “maaf mi, tapi aku sedikit ga srek sama dia. Aku ga suka”

Gue : “hahaha. Emangnya km pernah ngobrol sama dia ?”

Lbil : “pernah sekali, tapi aku ga suka aja sama dia”

Gue : “udahlah bil jangan lebay. Kamu kan ga tau dia”

Dari situ awal gue tau kalau sahabat gue ga suka sama Adit.

Banyak orang yang ngedukung perasaan gue ke Adit kecuali sahabat gue. Selama 3 minggu hubungan gue sama Adit makin deket, tapi selama 3 minggu itu gue ga cerita apa apa sama sekali ke sahabat gue, alasannya : gue yakin dia pasti ga bakal suka dan ga setuju sama apapun yg gue ceritain. Padahal biasanya gue cerita semua hal ke dia, sampai kentut pun gue pasti cerita. Ga ada alasan buat gue untuk ga suka sama Adit, karena emang Adit baik baik aja. Dan gue bisa ngebuktiin ke sahabat gue kalau dia salah.

Tapi tiba-tiba Adit jadi berubah. Dia jadi superrrr cuek. Gue ngerasa dimainin kaya boneka susan sama dia, gue ngerasa kesel dan dari situ gue benci banget sama dia.

Gue cerita ke sahabat gue dan dia ngerti, dia juga seneng gue udah sadar.

Itu terjadi 4 hari yang lalu, dan sekarang gue udah ga sebel lagi sama Adit. Gue udah ngobrol lagi sama dia, dan tadi pagi gue sama Adit iseng-iseng tukeran ID YM. Mungkin banyak temen-temen gue yang dijailin sama Adit, termasuk sahabat gue. Adit bilang dia sama sekali ga ngejailin sahabat gue, tapi hari ini sahabat gue lagi sensi, dan tiba-tiba aja sahabat gue tau kalau Adit make ID gue. Tiba-tiba dia sms gue :

Lbil : mi, Adit pake id kamu ?

Gue takut kalau bilang ‘iya’. Akhirnya gue ga jawab tapi malah balik nanya.

Gue : oh iya ?

Lbil : iya. Mi, jujur aku ga suka. Tadi yang chat sama aku ternyata ia. Jangan bilang emang kamu izinin dia make ID kamu ?

DEG! Perasaan gue ga enak. Sahabat gue nyuruh gue nelfon dia. Tapi g ague telfon karena ga ada pulsa+gue ga tau harus ngomong apa.

Tadi sekitar jam 8 gue online terus chat sama sahabat gue.

Gue : “bill”

-----

Gue : BUZZ !!!

-----

Gue : “bil ?”

-----

Lbil : “apa?”

Gue : “lama amat”

Lbil : “ha ha”

-----

Gue : “iya tadi pagi aku tukeran ID sama Adit. maaaaaf”

Lbil : “maaf mi, kalau mau cerita tentang Adit jangan ke aku. Aku ga bisa dengerin”

Gue : “kenapa ?”

Lbil : “yaa kamu taulah”

Gue : “aku ga tau”

Lbil : “oh iya ini Adit ya ?”

Gue : “ini ami, bil”

Gue : “kenapa ?”

Lbil : “maaf mi aku ga bisa. Aku bisa dengerin cerita kamu sama dia. Kamu bilang kamu udh ga suka sama dia, tapi buktinya tadi kamu sampai tukeran ID segala. Aku ga bisa pura2 seneng dengerin kamu cerita, tapi sebenernya aku tuh sebel dan gasuka“

Gue : “ko gitu”

Lbil : “ini ami atau Adit ?”

Gue : “ami”

lbil : "oke"

-----diem sampai 5 menit------

Gue : “kalau ternyata Adit jodoh km gimna ?

Gue ga tau kenapa tiba2 gue ngomong kaya gitu. Mungkin gue sedikit kesel sama dia

Lbil : “allahu alam. Mudah, mudahan engga”

Gue : “ya kan kalau”

Lbil : “kenapa sih nanya2 gitu ?”

Gue : “yaa pengen aja”

-------

Gue : “kalau kamu suka sama Adit gimana ? bukan suka karena mukanya, tapi karma mungkin dia baik”

Lbil : “jujur, aku kalau suka sama orang yang pertama diliat pasti mukanya”

Gue : “kalau seandainya kamu ga bisa liat, apa kamu masih bisa suka sama seeorang karena liat dari tampangnya?

Lbil : “udah deh mi. kenapa sih nanya2 gitu terus ? aku tuh ga suka sama Adit. Mending sekarang kalau kamu mau cerita tentang Adit, cerita ke sahabat kamu yang lain yang mungkin bakalan setuju sama kemauan kamu walaupun itu salah. Maaf mi”

Gue syok denger dia sampai ngomong kaya gitu. Gue kesel sama dia, trus gue ngomong:

Gue : “jadi maksudnya aku salah suka sama Adit ?”

Gue : "jawab"

--Offline--

Sahabat gue memutuskan untuk mengakhiri pembicaraan dengan offline.Tapi pas gue online lagi ada offline messages dr sahabat gue


Lbil : "ngga mi,aku heran sama kamu.baru aja minggu kemaren kamu bilang udah beda,udah ini itu.sekarang?mi,aku ga larang kamu suka sama siapapun.aku cuma ngingetin aja mi,salah?emang aku jadi sahabat kamu gaselama teh miki ataupun muti.tapi aku tau mi karakter kamu,ya aku cuma mau ngasih yg terbaik tapi ga dengan munafik.kamu juga toh tau aku gimana.enough?"

Lbil : "kamu kenapa sih mi?kenapa?"

Lbil : "kalo kamu emang suka sama adit itu hak kamu.gamungkin aku larang,kamu pacaran sama adit juga silakan mi,silakan"

Lbil : "aku sedih mi deminya jadi ribet gini"

Lbil : "maaf kalau aku cuma jadi pembuat masalah di hubungan kamu sama adit"



Gue bingung kenapa dia bisa sensi kaya gitu

Gue bingung kenapa dia sampai marah segitunya

Gue bingung harus kesel ke siapa. Adit atau sahabat gue

Gue tau lo ngelarang gue karena lo sayang sm gue

Gue bisa aja cerita ke orang lain, ke sahabat gue yang lain. Gue punya banyak temen yang mau dengerin gue. Gue punya banyak sahabat baru yang sayang sama gue.

Tapi aku juga mau berbagi sama kamu. Oke, sekarang feeling kamu terbukti. Adit emang bukan cowo baik-baik. Gue juga bersyukur ga sampai suka terlalu jauh sama dia.

Maafin gue yang udah sewot

Maafin gue yang mengabaikan nasehatmu

Maafin gue yang sok tau

Maafin gue yang kerdil

Maafin gue yang lebih percaya cowo brengsek daripada sahabat gue sendiri



Dear, My bestfriends